Berlin, indomaritim.com – Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius mengatakan pihaknya sedang mempertimbangkan untuk menarik kembali kapal angkatan laut Jerman yang ditempatkan di Laut Merah untuk persiapan misi penyapuan ranjau di Selat Hormuz.
Pistorius mengatakan kepada wartawan di Berlin, Rabu (1/7), bahwa Iran telah dengan tegas menolak usulan Prancis untuk bekerja sama dalam membersihkan ranjau di jalur air strategis tersebut.
Dia juga tidak melihat ada prospek realistis operasi penyapuan ranjau akan terlaksana dalam waktu dekat.
“Secara logis, ini berarti kami tidak akan meninggalkan dua kapal kami yang ditempatkan di Djibouti hingga musim gugur, hanya berharap sesuatu mungkin terjadi pada akhirnya. Kami akan membuat keputusan tepat pada waktunya di musim panas ini,” kata Pistorius seperti dikutip Antara.
Dia menambahkan bahwa akan lebih baik bagi tentara Jerman untuk menghabiskan musim panas di Berlin dengan suhu 40 derajat Celsius, daripada di Djibouti dengan suhu hampir 50 derajat.
Jerman telah mengirimkan kapal penyapu ranjau Fulda dan kapal pasokan Mosel dari Mediterania timur ke Laut Merah bulan lalu sebagai bagian dari persiapan untuk operasi pembersihan ranjau di Selat Hormuz.
Kapal-kapal tersebut melintasi Terusan Suez pada pertengahan Juni dan kini sedang berlabuh di Djibouti, tempat mereka untuk mengisi ulang persediaannya. (HAA)














Komentar