Kapal Tunda Terbalik di Perairan Busan, Enam Pelautnya Hilang

Dua pelaut Indonesia menjadi korban, satu ditolong kapal Liberia

Info Maritim89 Dilihat

Busan, indomaritim.com – Sebuah kapal tunda terbalik di perairan dekat Kota Busan, wilayah tenggara Korea Selatan pada Rabu menyebabkan satu awak kapal tewas dan enam lainnya hilang, demikian laporan Penjaga Pantai Korea Selatan.

Dikutip dari Antara, kapal seberat 286 ton tersebut, diawaki oleh enam warga Korea Selatan dan dua orang warga negara Indonesia, terbalik pada pukul 13.29 waktu setempat setelah bertolak dari Pelabuhan Busan pada pagi hari untuk menarik kapal komersial.

Seorang awak kapal asal Indonesia yang berusia 50-an tahun diselamatkan oleh kapal komersial berbendera Liberia dengan bobot 66.332 ton, sementara Penjaga Pantai menyelamatkan seorang awak kapal asal Korea Selatan yang juga berusia 50-an tahun dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Petugas Penjaga Pantai membawa awak asal Korea itu ke rumah sakit, namun nyawanya tidak terselamatkan.

Penjaga Pantai menyatakan telah mengerahkan 13 kapal untuk mencari korban hilang, sementara Angkatan Laut mengoperasikan kapal penyelamat dan evakuasi ROKS Gwangyang, serta sejumlah kapal dan pesawat untuk operasi tersebut.

Penjaga Pantai menyebutkan bahwa upaya pencarian menghadapi kendala akibat ketinggian gelombang yang mencapai 1,5 meter dan kecepatan angin hingga 6 meter per detik.

Menurut keterangan Penjaga Pantai, kapal tunda tersebut akhirnya tenggelam sepenuhnya pada pukul 15.27 waktu setempat, sekitar dua jam setelah terbalik.

Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung telah menginstruksikan pihak berwenang untuk mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia guna mendukung upaya pencarian dan penyelamatan. (Dul)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar