Kapal Induk Garibaldi Sudah Berada di Perairan Indonesia

Dikawal fregat KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321, tiba di Tanjungpriok 18 September

Geladak, Info Maritim1287 Dilihat

Jakarta, indomaritim.com – Setelah berlayar dari Italia 24 Agustus yang lalu, kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi telah memasuki perairan Indonesia dengan dikawal dua fregat: KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321 sejak memasuki Perairan ALKI I di Selat Sunda, Kamis (17/9).

Kapal induk itu rencananya tiba di Pelabuhan Tanjungpriok, Jumat, 18 September 2026 yang rencananya akan disambut oleh Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, Kasad Jenderal Maruli Simanjuntak, Kasau Masekal Tony Harjono, serta para pejabat pemerintah lainnya.

Kedatangan ITS Giuseppe Garibaldi ke Tanah Air menjadi bagian penting dalam perjalanan penguatan kemampuan TNI AL dalam memperkuat Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya dalam penanggulangan bencana dan misi kemanusiaan seperti yang telah menjadi prioritas Presiden RI.

Kapal induk helikopter itu saat berlayar menuju Jakarta, masih menggunakan bendera Italia dan dalam perjalanannya ke Indonesia mendapat pengawalan dari fregat Angkatan Laut Italia.

Setelah diserahkan ke TNI AL, bendera Merah Putih akan menggantikan bendera Italia, dan namanya juga berganti menjadi KRI Sriwijaya. Ular-ular perang juga akan dinaikkan sebagai tanda kapal itu berstatus kapal perang RI.

Belum diketahui nomor lambung yang akan digunakan kapal induk pertama Indonesia itu. (Hes)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar