TIM SAR Evakuasi Korban Tewas Terseret Ombak di Dompu

Terseret ombak besar saat mandi di Pantai Nangas Lakey, Nusa Tenggara Barat

Daerah132 Dilihat

Dompu, indomaritim.com – Tim SAR gabungan melakukan evakuasi jasad seorang pemuda yang sebelumnya dilaporkan hilang terseret ombak di Pantai Lakey Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Koordinator Pos SAR Bima M Firdaus di Dompu, Jumat, mengatakan upaya pencarian terhadap Rian (23), pemuda asal Jawa Barat yang dilaporkan hilang terseret ombak di Pantai Nangas Lakey Kecamatan Huu, Kabupaten Dompu, membuahkan hasil.

“Pada pagi hari ini korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah terseret arus hingga ke perairan lain,” katanya seperti dikutip Antara.

Ia mengatakan peristiwa yang menimpa korban bermula pada Rabu (27/5) saat bersama rekannya sedang mandi di pinggir laut Pantai Nangas Lakey.

“Secara tiba-tiba ombak besar datang dan langsung menyeret keduanya ke tengah laut,” katanya.

Sementara itu, rekan korban berhasil diselamatkan oleh seorang warga negara asing (WNA) yang kebetulan sedang bermain selancar di sekitar lokasi.

“Namun, korban langsung tenggelam dan hilang terseret arus,” katanya.

Jasad korban pertama kali ditemukan pada Jumat (29/5) sekitar pukul 08.00 WITA oleh nelayan setempat yang sedang melaut. Saat ditemukan, korban dalam posisi mengapung di perairan Pantai Maci, Sumbawa.

“Lokasi penemuan ini berjarak sekitar 5,04 nautical mile (mil laut) arah barat laut dari titik awal tempat korban dilaporkan hilang,” katanya.

Mendapat laporan tersebut, tim SAR gabungan yang saat itu tengah melakukan penyisiran langsung bergerak cepat menuju lokasi penemuan.

“Korban kemudian dievakuasi menggunakan perahu karet (rubber boat) menuju Pantai Lakey, sebelum akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dompu,” katanya.

Firdaus menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian ini, mulai dari TNI/Polri, BPBD potensi SAR setempat, hingga masyarakat dan nelayan yang secara aktif membantu jalannya operasi SAR.

“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Kami mengimbau kembali kepada seluruh wisatawan maupun warga setempat untuk selalu mengutamakan keselamatan dan meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di area pantai,” katanya. (RR)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar