Presiden Trump Ancam “Ledakkan” Oman Bila Kuasai Selat Hormuz

Lifestyle167 Dilihat

Washington, indomaritim.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Rabu (27/5) memperingatkan Oman agar tidak berusaha menguasai Selat Hormuz, jika tidak, negara itu dapat “diledakkan” oleh AS.

“Oman akan berperilaku seperti negara lain atau kami harus meledakkan mereka. Mereka mengerti itu. Mereka akan baik-baik saja,” kata presiden ketika ditanya apakah ia akan menerima kesepakatan jangka pendek yang memungkinkan Iran dan Oman untuk mengendalikan jalur pelayaran vital tersebut.

Menurut Antara, sejak 13 April, Angkatan Laut AS mulai memblokade semua lalu lintas maritim yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran di kedua sisi Selat Hormuz.

Washington menegaskan bahwa kapal non-Iran bebas berlayar melalui jalur air tersebut selama mereka tidak membayar bea masuk kepada Teheran.

Sementara itu, otoritas Iran belum mengumumkan pemberlakuan bea masuk, tetapi telah membahas rencana tersebut.

Pada awal Mei, Trump mengumumkan Project Freedom untuk membantu kapal-kapal yang terblokir di Selat Hormuz dan mereka berusaha untuk keluar dari perairan tersebut.

Namun, satu hari setelah peluncuran program itu, presiden menghentikan operasi tersebut untuk melihat apakah kesepakatan dengan Iran dapat dicapai.

Pada Selasa, CENTCOM membantah laporan bahwa mereka telah melanjutkan pengawalan kapal yang berlayar melalui jalur perairan tersebut. (RR)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar