Presiden Trump: Selat Hormuz Tidak Boleh Dikuasai Siapapun

AS akan mengawasi jalur pelayaran di sana

Internasional155 Dilihat

Washington, indomaritim.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Rabu (27/5) mengatakan Selat Hormuz tidak akan dikendalikan oleh Iran maupun negara lain, seraya menambahkan bahwa AS akan mengawasi jalur perairan tersebut.

“Tidak, selat itu akan terbuka bagi semua pihak. Itu adalah perairan internasional, tidak ada yang akan mengendalikannya. Kami akan mengawasinya, kami akan mengawasinya, tetapi tidak ada yang akan mengendalikannya,” kata Trump dalam rapat kabinet.

Trump mengatakan bahwa isu mengenai selat tersebut saat ini sedang dinegosiasikan dengan Iran. Ia juga menyatakan bahwa meskipun Iran ingin menguasai selat itu, hal tersebut tidak akan terjadi.

Angkatan Laut AS mulai memblokade seluruh lalu lintas maritim yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran di kedua sisi Selat Hormuz pada 13 April.

Menurut Antara, Washington menyatakan kapal non-Iran tetap bebas melintasi jalur perairan tersebut selama tidak membayar biaya kepada Teheran.

Pemerintah Iran belum mengumumkan pemberlakuan pungutan tersebut, namun rencana terkait hal itu telah dibahas.

Pada awal Mei, Trump mengumumkan Project Freedom untuk membantu kapal-kapal yang terjebak di Selat Hormuz dan ingin keluar dari kawasan tersebut.

Sehari setelah diluncurkan, Trump menunda operasi itu untuk melihat apakah kesepakatan dengan Iran dapat dicapai.

Pada Selasa, Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) membantah laporan yang menyebut pihaknya kembali mengawal kapal-kapal yang melintas di jalur perairan tersebut. (RR)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar